segala sesuatu di alam ini memiliki masanya sendiri. bagi manusia masa itu datang setiap 25 juta tahun sekali.
berjanjilah padaku jika masa 25 juta tahun itu datang, kamu tak akan menemuiku. berjanjilah kamu akan berlari memunggungi dan menjauhiku. karena aku akan melakukan hal yang sama pula.
bagiku 25 juta tahun ini dan nanti hatiku hanya miliknya. meski ia bukan milikku dan tak akan pernah jadi milikku.
Thursday, June 23, 2011
universe
Tuesday, June 21, 2011
The Climb
I can almost see it
That dream I’m dreamin
But there’s a voice inside my head saying
"you’ll never reach it"
Every step I’m taking
Every move I make feels
Lost with ’known direction
My faith is shakin
But I gotta keep tryin
Gotta keep my handheld high
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
The struggles I’m facing.
The chances I’m taking.
Sometimes might knock me down but
No I’m not breaking.
I may not know it but these are the moments that
I’m gonna remember most, yeah.
I Just gotta keep going.
And I gotta be strong.
Just keep pushing on,
’cause,
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
But Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes you’re gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
Keep on moving,
Keep climbing,
Keep the faith,
Baby
It’s all about,
It’s all about the climb
Keep your faith,
Keep your faith
That dream I’m dreamin
But there’s a voice inside my head saying
"you’ll never reach it"
Every step I’m taking
Every move I make feels
Lost with ’known direction
My faith is shakin
But I gotta keep tryin
Gotta keep my handheld high
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
The struggles I’m facing.
The chances I’m taking.
Sometimes might knock me down but
No I’m not breaking.
I may not know it but these are the moments that
I’m gonna remember most, yeah.
I Just gotta keep going.
And I gotta be strong.
Just keep pushing on,
’cause,
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
But Sometimes I’m gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
There’s always gonna be another mountain.
I’m always gonna wanna make it move.
Always gonna be an uphill battle
Sometimes you’re gonna have to lose.
Ain’t about how fast I get there.
Ain’t about what’s waitin on the other side.
It’s the climb.
Keep on moving,
Keep climbing,
Keep the faith,
Baby
It’s all about,
It’s all about the climb
Keep your faith,
Keep your faith
Friday, June 17, 2011
antara percaya dan dejavu
Where do broken hearts go
Can they find their way home
Back to the open arms
Of a love that's waiting there
And if somebody loves you
Won't they always love you
kepercayaan itu mahal harganya
trust me, i know that so much. perjalanan panjang selama ini sudah membuktikannya. plaing tidak sih di kehidupan saya sendiri. engga peduli deh dengan yang lain. kayaknya gak ngurus deh hihihi. bolehlah saya sedikit egois.
saya bisa dibilang saksi bagimana sebuah kepercayaan itu mahal harganya. saya tahu hidup kita lurus di depan namun tak apalah sesekali melirik spion untuk tahu apa yang terjadi di belakang. saya terluka parah dan berdarah karena sebuah kepercayaan yang disalahgunakan. yah ini masih seputar saya dan mr jerk. itu contoh yang paling sederhana setidaknya buat saya. saya gak mampu lagi membuat diri saya sendiri percaya pada tidak saja mr jerk tapi juga pada lakilaki. terlebih setelah saya juga menemukan ayah saya tidak lebih baik dari mr jerk. wuiss kepercayaan saya pada orang sudah jauh berkurang. mungkin itu sebabnya saya sekarang juga memilih untuk tidak banyak membagi kisah dan cerita pada teman. iya, saya jadi sulit percaya pada orang.
payahnya saya juga melakukannya pada mr rius. sulit membuat saya percaya lagi pada makhluk tuhan bernma lakilaki. oke saya tahu mr rius adalah mr rius. dia bukan mr jerk nor my father. tapi dia juga lakilakikan? setidaknya yang saya tahu dengan segala masa lalunya, saya tahu kalau mr rius seorang womanizer. selain itu kebiasaannya buat gak banyak berkisah menambah daftar panjang kenapa saya gak bisa terlalu mempercayakan hati saya pada beliau. ah..mahal nian harga rasa sakit itu ternyata.
banyak pertengkaran kami lalui lebih karena saya yang susah buat mempercayai apa yang dibilang mr rius. saya masih susah buat membuka hati. ahhh mahal nian kerusakan yang dibuat seseorang pada saya.
tapi mungkin segalanya menjadi lebi mudah, paling tidak yang saya rasa, kalau saja mr rius tidaklah menjadi dia yang sangat misterius.
2 hari yang lalu saya tibatiba diingatkan masa awal luka saya sekarang. maksud hati memindahkan semua hasil kerjaan saya di kompie kantor. maklum mau pindahan. semua iklan hasil kerjaan, berita, filler juga drama radio yang pernah saya buat niatnya sih disimpan di tempat aman sebelum ada yang hilang. sambil menunggu proses mengcopy itu isenglah saya bukabuka HD external pinjaman dari mr rius. hmmm sekali lagi saya sok jadi detektif.
singkatnya saya menemukan ym an nya mr rius dengan seorang teman. membacanya ym an mereka membuat saya mundur ke belakng. mundur ke masamasa pendekatannya mr rius sama saya. gubrakkk ternyata di masa yang sama juga itulah dia juga melakukannya pada teman perempuan itu. berasa dejavu deh.
dejavu waktu saya baca ym anya mr jerk dengan ms bitch itu. rasa yang sama datang lagi. rasa yang terus meneriaki saya sebagai orang bego sedunia menggaung lagi. oke itu adalah masa dimana saya dan mr rius belum samasama. tapi kenapa ya kok rasanya sakit banget? iya saya tahu setelah kami bereng mr rius gak lagi punya hubungan sama perempuan itu. tapi entah kenapa saya merasa sakit lagi.
oke, hasilnya kami bertengkar lagi.
god, can i ever trust a man again? apa bener mereka seberengsek itu? apa bener gak ada satu lakilaki yang lurus? ahhh saya gak tahu jawabannya.
saya cuman tahu saya menangis lagi.
can i ever heal my wounded heart?
Wednesday, June 15, 2011
untitled
meminjamnya dari seorang teman:
"It's important in life to conclude things properly. Only then can you let go. Otherwise you are left with words you should have said but never did, and your heart is heavy with remorse. That bungled goodbye hurts me to this day. I wish so much that I'd had one last look at him in the lifeboat, that I'd provoked him a little, so that I was on his mind.."
"It's important in life to conclude things properly. Only then can you let go. Otherwise you are left with words you should have said but never did, and your heart is heavy with remorse. That bungled goodbye hurts me to this day. I wish so much that I'd had one last look at him in the lifeboat, that I'd provoked him a little, so that I was on his mind.."
Thursday, June 9, 2011
watch your dick, brol!!!
bagimana caranya menentukan sesuatu itu baik atau buruk? eh rumit ya pertanyaannya? hihihi maapkan. gini deh kalau ibuibu hamil kita bisa tau isi kandungannya apa bisa dilakukan dengan teknologi canggih model usg. paling tidak sih teknologi ini mematahkan cara lama yang mengajarkan menerkanerka jabang bayi yang bakalan dilahirkan bakalan laki atau perempuan dengan melihat bentuknya. katanya kalau bentuknya bulat sempurna itu berarti cewek. sementara kalau agak lonjong itu berarti cowok. don't ask me bagimana datangnya hipotesa model begitu. oke paling tidak anggaplah perut lonjong itu mewakili bentuk kelamin pria yang panjang. sementara bentuk bulat anggaplah karena bentuk kelamin perempuan yang mirip kerang (?). xixixixi sebuah postulat yang absurb.itu soal kehamilan. kalau milih duren gimana? hmm coba saya kutip isi twitter seorang teman. Mulai dari bentuk: yg bentuknya unik; isi tebal, manis, dan biji kurus. Tp soal kuantitas kalah dgn yg bentuk bulat.Soal duri:pilihlah durian yang memiliki duri yang jarang, besar dan agak tumpul,karena isi bagus, dagingnya kering dn manis.Untuk tangkai; pilihlah tangkai yg tebal. Krn tangkai ini menentukan besar daging duren.Kalau pngn tau duren itu masak dipohon atau dikarbit: cek tangkainya. Bila tangkainya dipotong rata dgn pisau,biasanya itu masak karbitan.Pastikan kulit luar tak cacat.Jika ada cacat pada kulit;busuk, lubang ulat, isinya pasti busuk, bisa-bisa semua isinya tdk dpt dinikmati.Jgn pilih duren yg kulitnya sdh terbuka. Duren ini biasanya dijual murah,krn bekas dicicipi. Rasanya pun bakal asam dan hambar.. Pfuuh..
enough about duren!!!! fiuhhh saya gak bisa berhenti mengucurkan air liur nih hihihi.
absurb juga ya tips temen saya itu. tapi kita memang gak bisa menentukan sesuatu secara pasti. yah bolehlah dibilang yang pasti itu hanyalah ketidakpastian itu sendiri. gilaaa omongannya berat amat hehehe.
oke yang mau saya sampaikan disini lebih karena tergelitik pertanyaan mr rius. suatu hari saat kami nonton tipi dia bertanya "chie, kalau yang itu cong ato bukan". jjjiahhh sejak kapan ya profesi saya berubah jadi penentu orientasi seksual seseorang? atau ahli dan pakar bisang seksiologi khususnya penyimpangan seksual? hihihi. dilematis memang. oke itu adalah pembuka dari semuanya.
pertanyaan model ini juga sempat diajukan seorang teman. apa yang jadi ukuran kalau cowok itu straight atau engga? waksss saya nda ngerti. beneran. iya saya punya seorang teman yang memang penyuka sesama. walo saya sudah punya feeling sebelumnya kalau dia begitu tapi beneran saya gak bisa nyebutin ciriciri utamanya. kalopun akhirnya saya tahu pasti kalau dia penyuka sesama, itu lebih karena dia sendirilah yang berkisah tentang pasanganpasangannya. dari sumbernya langsunglah saya tau kalau dia lebih memilih bareng sama sesamanya ketimbang yang berlawanan. lainnya? i have no idea.
itu sebabnya saya gak tau apakah kalau kamu gay berarti "adikmu" gak bangun di pagi hari. saya juga gak tau kalau kamu gay apakah kamu gak punya hobi buat nonton film biru. dannn saya juga gak tau pakah tanda kalau kamu gay adalah kamu cenderung lempeng jaya kalau di dekat kamu ada perempuan yang mendekap kamu dan menciumi kamu. for sure i don't know anything about that. nah yang paling parah adalah kalau gak tau boleh gak sih bertanya langsung sama orangnya? oke kalau boleh gimana nanyanya. "hey kamu gay ya?" atao "he, saya curiga kamu gay. iya gak sih?". mungkin bisa juga "adik kamu gak bangun nih, kamu gay ya?" gak mungkin kan???? so don't ask me again about the way you know about someone else sexual orientation. dan yang jelas, please deh jaga omongannya. masa iya yang begituan musti ditanya. dia ayak dikit kenapa kalau ngomong hehehe
Tuesday, May 17, 2011
kamu
iya kamu. tolong berhenti mengusik saya. saya tak ingin mendendam padamu. saya tak ingin sakit hati terus. saya ingin lupa.
iya kamu. tempat segala asa dulu saya serahkan. tempat segala cita saya gantungkan. tempat segala romantisme saya impikan. tolong jangan ganggu saya. pergilah menjauh seperti kamu yang memilih untuk menjauh dari saya saat kamu hadirkan dia diantara kita. saat kamu lebih memilih bersamanya ketimbang mempertahankan segala rasamu padaku.
iya kamu. tolonglah saya tak mau mimpi malam saya ada kamu di dalamnya. terutama ada dia didalamnya. cukup kalian menyakiti saya dengan segala tindakan saya di luar mimpi saya. biarkan mimpi tidur itu menjadi hanya milik saya dan bukan milik kamu atau kalian. saya hanya ingin lupa. lupa pada sakit ini. lupa pada kebencian ini dan terutama lupa pada cinta saya padamu....
iya kamu. tempat segala asa dulu saya serahkan. tempat segala cita saya gantungkan. tempat segala romantisme saya impikan. tolong jangan ganggu saya. pergilah menjauh seperti kamu yang memilih untuk menjauh dari saya saat kamu hadirkan dia diantara kita. saat kamu lebih memilih bersamanya ketimbang mempertahankan segala rasamu padaku.
iya kamu. tolonglah saya tak mau mimpi malam saya ada kamu di dalamnya. terutama ada dia didalamnya. cukup kalian menyakiti saya dengan segala tindakan saya di luar mimpi saya. biarkan mimpi tidur itu menjadi hanya milik saya dan bukan milik kamu atau kalian. saya hanya ingin lupa. lupa pada sakit ini. lupa pada kebencian ini dan terutama lupa pada cinta saya padamu....
antara bubur dan jarum
kalau ada 2 hal yang saya paling gak suka bolehlah mereka berdua masuk di dalamnya. secara mereka berdua ini bagai pinang dibelah kapak terus diulek. yang satu tak lengkap tanpa yang lain.
rasanya baru kemarin saya bilang gak enak sakit sendirian, minggu ini saya kembali kena ulah saya sendiri. iyalah saya yang salah. lha wong badannyabdan saya ya musti saya yang salah karena tidak memperlakukannya secara benar. dan keran ketidakbenaran itulah saya harus berakhir di rumah sakit selama seminggu full.
perjalanan menyantap buburpun dimulai dan tentu saja dong teman akrabnya itu si jarum. tangan saya harus merasakan ia menempel 24 jam di tubuh saya dan membuat saya tak nyaman bergerak. belaum lagi selama seminggu itu saya juga harus beberapa kali merasakan dicubit si jarum bak vampir yang dengan rakusnya menghisap darah saya. duh benci deh.
jujur saya malas berhubunganm dengan dokter dan rumah sakit. tapi rupanya mereka minggu ini sedang senang bergaul bersama saya. alhasil say musti pasrah saja untuk bertemu mereka. dokter, rumah sakit, jarum dan bubur.
ada banyak alasan mengapa saya tak menyukai bubur. dimulai dari rupanya yang gak nyeni itu. hancur gak puguh hahahaha. lalu baunya. wueekk benerbener saya hanya mau makan kalau sedang sakit aja dannnn pastinya karena terpaksa. oke rupa dan bau sudah lalu rasanya jangan lupa. benciiii banget dengan rasanya yang gak ke kiri atau kekanan. oke saya anak yang cacat rasa tapi setidaknya buat saya bubur mewakili segala kecacatan saya terhadap rasa hehehehe.
mari kita tinggalkan bubur. meet my another enemy. tiada lain tiada bukan jarum. sejak kecil saya sudah musuhan sama benda yang satu ini. bosyettt deh kena cuil dikit aja bisa panas dengin saya. baru ngeliatnya aja, udah bikin saya stress. lalu gimana caranya saya bisa sembuh sementara saya musti sering ngeliat dia? hihihi
yeah lesson learn nya sih saya harus belajar meghargai kesehatan. oke kita kutip raihan ya: "ingat 5 perkara sebelum 5 perkara sehat sebelum sakit...." kira kira gitu deh :D.
rasanya baru kemarin saya bilang gak enak sakit sendirian, minggu ini saya kembali kena ulah saya sendiri. iyalah saya yang salah. lha wong badannyabdan saya ya musti saya yang salah karena tidak memperlakukannya secara benar. dan keran ketidakbenaran itulah saya harus berakhir di rumah sakit selama seminggu full.
perjalanan menyantap buburpun dimulai dan tentu saja dong teman akrabnya itu si jarum. tangan saya harus merasakan ia menempel 24 jam di tubuh saya dan membuat saya tak nyaman bergerak. belaum lagi selama seminggu itu saya juga harus beberapa kali merasakan dicubit si jarum bak vampir yang dengan rakusnya menghisap darah saya. duh benci deh.
jujur saya malas berhubunganm dengan dokter dan rumah sakit. tapi rupanya mereka minggu ini sedang senang bergaul bersama saya. alhasil say musti pasrah saja untuk bertemu mereka. dokter, rumah sakit, jarum dan bubur.
ada banyak alasan mengapa saya tak menyukai bubur. dimulai dari rupanya yang gak nyeni itu. hancur gak puguh hahahaha. lalu baunya. wueekk benerbener saya hanya mau makan kalau sedang sakit aja dannnn pastinya karena terpaksa. oke rupa dan bau sudah lalu rasanya jangan lupa. benciiii banget dengan rasanya yang gak ke kiri atau kekanan. oke saya anak yang cacat rasa tapi setidaknya buat saya bubur mewakili segala kecacatan saya terhadap rasa hehehehe.
mari kita tinggalkan bubur. meet my another enemy. tiada lain tiada bukan jarum. sejak kecil saya sudah musuhan sama benda yang satu ini. bosyettt deh kena cuil dikit aja bisa panas dengin saya. baru ngeliatnya aja, udah bikin saya stress. lalu gimana caranya saya bisa sembuh sementara saya musti sering ngeliat dia? hihihi
yeah lesson learn nya sih saya harus belajar meghargai kesehatan. oke kita kutip raihan ya: "ingat 5 perkara sebelum 5 perkara sehat sebelum sakit...." kira kira gitu deh :D.
Monday, April 25, 2011
the proposal
today would be a new brand new day for me. maybe not a new chapter but sure it is a new beginning for me, for him and for sure for us.today would be the day that i always remember that you would be the one who i can trust my heart, my live and my love for good. today would be the day i open a new door and close all the door behind me.
you may not be the best person in the world but i'm sure you are the best man for me that god create and sent to full fill my live.
love has heard some lies softly spoken and i have had my heart badly broken. i've been burned and i've been hurt before. and now i'm willing to take a chance. that till lilfe is through i'll still be loving you.
like a whisper in a dream, you walk softly into my life with love and sweet emotion and as I gaze into your eyes. i see the beauty that god has created. and I love you, now and forever...
bandung 22 april 2011
Thursday, April 7, 2011
(not) forgiven not (nor) forgotten
semalam mimpi buruk itu datang lagi. mimpi yang sudah sejak lama ingin aku buang jauhjauh dari tidur malam. tapi rupanya ia lebih senang mampir dan menggangguku.
kembali semuanya hadir. saat dan masa perempuan itu hadir di antara semua bangunan yang pernah aku dan dia bangun. oke ini salahku juga. semalam aku memilih berbegai cerita seputar dia dan masa lalu hubungan kami pada tetangga kamar pondokan. maka cerita itu meluncurlah dari mulutku.
aku berkisah pada temanku bagimana semua berubah menjadi neraka bagiku saat aku menemukan dia-lakilaki yang sudah kuserahkan hidupku-selama 13 tahun tak mampu menahan syahwatnya, tak mampu menahan sekedar jarak bandung jakarta.dia menghadirkan perempuan itu dalam kehidupan kami.
berceritalah aku bagaimana "kegilaanku" terjadi. aku menemukan banyak hal tentang mereka melalui keahlian yang kudapat di tempat kerja yang lama. aku mencari tau semua hal tentang perempuan itu. banyak yang kutemukan karena aku berhasil masuk pada banyak social network yang dipunyanya. aku juga mendapatkan banyak hal tentang perempuan itu dan hubungannya dengan para lelaki di hidupnya. hanya gelenggeleng kepala dan sepakat bahwa semangat detektifku berlebihan, hanya itu yang bisa dilakukan temanku itu.
aku juga bercerita padanya tentang banyak hal yang kutemukan di inbox facebook, ym dan sms di gadget milik lelaki itu. masih terpetakan dengan jelas setiap kata dari apa yang mereka tuliskan. "deuh yang anjing penjaganya udah gak ada jadi bisa tenang lagi". bull shit kalau dia membela dan mengatakan perempuan jalang itu tak tahu kalau ada kami. katakata seperti itu tak mungkin ada. halooo bahkan orang bodoh sekalipun tau persis artinya dan mengerti situasinya dengan kata yang ditulis perempuan itu. itu sebabnya aku membenci banyak hal tentang perangkat komunikasi yang sama dengan yang dimiliki lelaki itu!!! sejujurnya setiap aku mendengar suara khas dari blacberry rasanya membangkitkan semua mimpi buruk itu. goshhhh i hate that thing!!!!!
dan pagi harinya aku terbangun dengan berkeringat dan perasaan kacau saat kusadari apa yang membangunkanku bukanlah suara adzan subuh ataupun suara weker, namun mimipi buruk itu lagi. sungguh aku ingin lupa semua hal tentang kamu dan terlebih tenteng perempuan jalang itu. perempuan yang tidak hanya merebut kamu tapi juga sudah berkalikali menghina dan menginjak harga diriku. aku benci kalian berdua!!! aku membenci semua hal tentang kalian!!! sakit sekali rasanya.
bukan bukannya aku tidak berusaha memaafkan dan melupakan apa yang terjadi. sudah kucoba itu saat aku kembali menjalani hari bersamanya dan mencoba menganggap apa yang sudah terjadi cukup berada di belakang. namun ternyata aku tak sanggup. aku tak bisa lagi menatap kamu dengan segala rasa cinta yang kupunya dan kupupuk buat kamu sejak usia kita belia dulu. aku juga tak mampu menyentuhmu tanpa teringat bahwa tangan yang dulu sangat kurindukan sentuhan dan pelukannya sudah menyentuh perempuan lain. aku juga tak bisa lagi menikmati tertidur di kasur yang sama bersamanya tanpa teringat alas tidur yang tercap nama perempuan itu yang kutemukan di suatu hari di pondokannya. motor, komputer, bb, bajubaju dan semua hal miliknya yang kubantu ia miliki sudah ia bagi bersama perempuan itu. dan itu terpetakan dengan jelas di kepala, hati dan semua yang ada padaku. how am i supposed to do? i can't forget that easily.
seandainya kamu tau apa yang kurasakan ini. sakit yang kurasa. sumpah aku tak pernah punya niatan untuk meninggalkan kamu bahkan saat aku memutuskan untuk bekerja di luar kota. yang kuingat sudah berkalikali kukatakan padamu kalau aku ingin mengumpulkan uang sampai kita punya bekal yang cukup untuk mewujudkan citacita kita membina rumah tangga. membangun rumah mungil dengan halamannya yang luas sebagai taman bermain buah hati kita. aku ingin mimpi yang bertahuntahun kita bangun dulu terwujud, membuatkanu teh manis hangat dan penganan di sore hari, menyambutmu dengan teh tawar panas setiap kamu pulang kerja dan memasakkanmu semua masakan rumah yang lama tak kamu rasakan karena tinggal jauh dari rumah. namun semua itu tak ada lagi. tak berwujud. hilang bersama dengan senyum dan tawa yang kamu pamerkan dengan gaya setengah telanjangmu bersama perempuan itu dalam balutan baju renangnya yang menampakkan payudaranya pada kamu. semua hilang tak berbekas. hanya luka dan sakit yang kini ada juga mimpi buruk itu.....
kembali semuanya hadir. saat dan masa perempuan itu hadir di antara semua bangunan yang pernah aku dan dia bangun. oke ini salahku juga. semalam aku memilih berbegai cerita seputar dia dan masa lalu hubungan kami pada tetangga kamar pondokan. maka cerita itu meluncurlah dari mulutku.
aku berkisah pada temanku bagimana semua berubah menjadi neraka bagiku saat aku menemukan dia-lakilaki yang sudah kuserahkan hidupku-selama 13 tahun tak mampu menahan syahwatnya, tak mampu menahan sekedar jarak bandung jakarta.dia menghadirkan perempuan itu dalam kehidupan kami.
berceritalah aku bagaimana "kegilaanku" terjadi. aku menemukan banyak hal tentang mereka melalui keahlian yang kudapat di tempat kerja yang lama. aku mencari tau semua hal tentang perempuan itu. banyak yang kutemukan karena aku berhasil masuk pada banyak social network yang dipunyanya. aku juga mendapatkan banyak hal tentang perempuan itu dan hubungannya dengan para lelaki di hidupnya. hanya gelenggeleng kepala dan sepakat bahwa semangat detektifku berlebihan, hanya itu yang bisa dilakukan temanku itu.
aku juga bercerita padanya tentang banyak hal yang kutemukan di inbox facebook, ym dan sms di gadget milik lelaki itu. masih terpetakan dengan jelas setiap kata dari apa yang mereka tuliskan. "deuh yang anjing penjaganya udah gak ada jadi bisa tenang lagi". bull shit kalau dia membela dan mengatakan perempuan jalang itu tak tahu kalau ada kami. katakata seperti itu tak mungkin ada. halooo bahkan orang bodoh sekalipun tau persis artinya dan mengerti situasinya dengan kata yang ditulis perempuan itu. itu sebabnya aku membenci banyak hal tentang perangkat komunikasi yang sama dengan yang dimiliki lelaki itu!!! sejujurnya setiap aku mendengar suara khas dari blacberry rasanya membangkitkan semua mimpi buruk itu. goshhhh i hate that thing!!!!!
dan pagi harinya aku terbangun dengan berkeringat dan perasaan kacau saat kusadari apa yang membangunkanku bukanlah suara adzan subuh ataupun suara weker, namun mimipi buruk itu lagi. sungguh aku ingin lupa semua hal tentang kamu dan terlebih tenteng perempuan jalang itu. perempuan yang tidak hanya merebut kamu tapi juga sudah berkalikali menghina dan menginjak harga diriku. aku benci kalian berdua!!! aku membenci semua hal tentang kalian!!! sakit sekali rasanya.
bukan bukannya aku tidak berusaha memaafkan dan melupakan apa yang terjadi. sudah kucoba itu saat aku kembali menjalani hari bersamanya dan mencoba menganggap apa yang sudah terjadi cukup berada di belakang. namun ternyata aku tak sanggup. aku tak bisa lagi menatap kamu dengan segala rasa cinta yang kupunya dan kupupuk buat kamu sejak usia kita belia dulu. aku juga tak mampu menyentuhmu tanpa teringat bahwa tangan yang dulu sangat kurindukan sentuhan dan pelukannya sudah menyentuh perempuan lain. aku juga tak bisa lagi menikmati tertidur di kasur yang sama bersamanya tanpa teringat alas tidur yang tercap nama perempuan itu yang kutemukan di suatu hari di pondokannya. motor, komputer, bb, bajubaju dan semua hal miliknya yang kubantu ia miliki sudah ia bagi bersama perempuan itu. dan itu terpetakan dengan jelas di kepala, hati dan semua yang ada padaku. how am i supposed to do? i can't forget that easily.
seandainya kamu tau apa yang kurasakan ini. sakit yang kurasa. sumpah aku tak pernah punya niatan untuk meninggalkan kamu bahkan saat aku memutuskan untuk bekerja di luar kota. yang kuingat sudah berkalikali kukatakan padamu kalau aku ingin mengumpulkan uang sampai kita punya bekal yang cukup untuk mewujudkan citacita kita membina rumah tangga. membangun rumah mungil dengan halamannya yang luas sebagai taman bermain buah hati kita. aku ingin mimpi yang bertahuntahun kita bangun dulu terwujud, membuatkanu teh manis hangat dan penganan di sore hari, menyambutmu dengan teh tawar panas setiap kamu pulang kerja dan memasakkanmu semua masakan rumah yang lama tak kamu rasakan karena tinggal jauh dari rumah. namun semua itu tak ada lagi. tak berwujud. hilang bersama dengan senyum dan tawa yang kamu pamerkan dengan gaya setengah telanjangmu bersama perempuan itu dalam balutan baju renangnya yang menampakkan payudaranya pada kamu. semua hilang tak berbekas. hanya luka dan sakit yang kini ada juga mimpi buruk itu.....
Wednesday, March 30, 2011
whats left
segala yang terjadi pasti punya efek samping buat segala yang berlaku di jagat ini. betul. saya sadar itu. begitu juga kejadian yang sempet bikin heboh kantor tepat 2 minggu yang lalu. paket bom buku yang sampai di kantor tidak begitu saja lenyap dari jagat keberadaannya.
sebutlah tangan Kompol Dodi yang hancur dan membuatnya tak lagi punya tangan. membuat sorang dodi tak mampu lagi memluk anak istrinya. membuatnya utuh dan sama seperti manusia kebanyakan.
bukan hanya itu. paket bom itu juga meski lambat laun terlupakan oleh hingar bingarnya nudin halid dan ke"kopehan"nya untuk jadi ketua umum PSSI, nyatanya masih membekas. ada banyak orang (mungkin) yang masih kena dampak paket bom itu. mas tukang baso yang rajin mampir ke kantor misalnya.
biasanya setiap sore dia jadi primadona yang dicari semua orang saat sore menjelang. perut-perut yang meminta diisi selalu sibuk mencari sosoknya dan gerobaknya buat sekedar mengganjal dan memuaskan hasrat cacingcacing di perut. bolehlah ia berhitung dengan pasti berapa pendapatannya sehari dengan pasti sejak ia berjualan di kantor saban sore. namun kini ia tak bisa melakukannya lagi. pihak keamanan melarangnya untuk berjualan di kompleks kantor. bukan hanya kami yang tak lagi bisa menikmati aroma khas baso malang dengan krupuk pangsitnya itu saja, tapi penghasilannya sebagai tukang baso tidak lagi bisa ia hitung dengan pasti. suatu sore ia mengeluhkannya pada saya. "kok adaada aja ya mba. masa setelah saya nikah rezekinya jadi seret. dulu saya udah tau bakal dapet untung berapa. sebelum maghrib jualannya udah habis. sekarang susah mba." hmmmm saya cuman bisa bilang pasti ada penggantinya kok. ini cuman jadi cobaan and the bla bla bla lainnya.
bukan cuman tukang baso itu saja. kedai di belakang kantor pun sekarang tak seramai dulu. oke saya gak suka sama harganya mereka yang selangit itu, tapi saya juga gak tega kan kalau harus melihat para pekerja disana yang menggantungkan penghidupan mereka di kedai harus menganggur? jahat amat sih?
itu baru 2 contoh. contoh ketiga adalah saya.
iya saya. semalam saya harus terjaga sampai lepas tengah malam gara-gara mesjid sebelah tempat saya tinggal mengadakan acara pengajian. acara pengajiannya sendiri sih fine by me, meski sejujurnya sangat mengganggu. berisik. tapi ya sudahlah. saya masih bisa terima sampai kemudian mereka mulai menyalakan petasan, kembang api dan yang lainnya. jangan tanya gimana jantung saya seolah berhenti. gambaran bom yang meledak di kantor lengkap dengan para korban yang digotong di depan mata seolah tergambar lagi. iya, saya masih trauma mendengarnya. saya cuman bisa menutup telinga dan menangis ketakutan. saya tau itu bukan bom tapi sumpah saya masih takut mendengar suara ledakannya.
fiuhhhh....saya sekarang cuman bisa mengutuk dalam hati buat mereka yang rajin banget bikin kekacauan dengan mengirim dan membuat bom. cobalah pikir lagi. banyak sekali orang yang kena dampaknya. benci yang kalian sampaikan buat seseorang atau sekelompok orang coba diselesaikan dengan baikbaik. jangan jadikan orang lain di luar itu sebagai korban dari ketidakbecusan kalian dalam berkomunikasi.
sebutlah tangan Kompol Dodi yang hancur dan membuatnya tak lagi punya tangan. membuat sorang dodi tak mampu lagi memluk anak istrinya. membuatnya utuh dan sama seperti manusia kebanyakan.
bukan hanya itu. paket bom itu juga meski lambat laun terlupakan oleh hingar bingarnya nudin halid dan ke"kopehan"nya untuk jadi ketua umum PSSI, nyatanya masih membekas. ada banyak orang (mungkin) yang masih kena dampak paket bom itu. mas tukang baso yang rajin mampir ke kantor misalnya.
biasanya setiap sore dia jadi primadona yang dicari semua orang saat sore menjelang. perut-perut yang meminta diisi selalu sibuk mencari sosoknya dan gerobaknya buat sekedar mengganjal dan memuaskan hasrat cacingcacing di perut. bolehlah ia berhitung dengan pasti berapa pendapatannya sehari dengan pasti sejak ia berjualan di kantor saban sore. namun kini ia tak bisa melakukannya lagi. pihak keamanan melarangnya untuk berjualan di kompleks kantor. bukan hanya kami yang tak lagi bisa menikmati aroma khas baso malang dengan krupuk pangsitnya itu saja, tapi penghasilannya sebagai tukang baso tidak lagi bisa ia hitung dengan pasti. suatu sore ia mengeluhkannya pada saya. "kok adaada aja ya mba. masa setelah saya nikah rezekinya jadi seret. dulu saya udah tau bakal dapet untung berapa. sebelum maghrib jualannya udah habis. sekarang susah mba." hmmmm saya cuman bisa bilang pasti ada penggantinya kok. ini cuman jadi cobaan and the bla bla bla lainnya.
bukan cuman tukang baso itu saja. kedai di belakang kantor pun sekarang tak seramai dulu. oke saya gak suka sama harganya mereka yang selangit itu, tapi saya juga gak tega kan kalau harus melihat para pekerja disana yang menggantungkan penghidupan mereka di kedai harus menganggur? jahat amat sih?
itu baru 2 contoh. contoh ketiga adalah saya.
iya saya. semalam saya harus terjaga sampai lepas tengah malam gara-gara mesjid sebelah tempat saya tinggal mengadakan acara pengajian. acara pengajiannya sendiri sih fine by me, meski sejujurnya sangat mengganggu. berisik. tapi ya sudahlah. saya masih bisa terima sampai kemudian mereka mulai menyalakan petasan, kembang api dan yang lainnya. jangan tanya gimana jantung saya seolah berhenti. gambaran bom yang meledak di kantor lengkap dengan para korban yang digotong di depan mata seolah tergambar lagi. iya, saya masih trauma mendengarnya. saya cuman bisa menutup telinga dan menangis ketakutan. saya tau itu bukan bom tapi sumpah saya masih takut mendengar suara ledakannya.
fiuhhhh....saya sekarang cuman bisa mengutuk dalam hati buat mereka yang rajin banget bikin kekacauan dengan mengirim dan membuat bom. cobalah pikir lagi. banyak sekali orang yang kena dampaknya. benci yang kalian sampaikan buat seseorang atau sekelompok orang coba diselesaikan dengan baikbaik. jangan jadikan orang lain di luar itu sebagai korban dari ketidakbecusan kalian dalam berkomunikasi.
Thursday, March 17, 2011
This Is it....ala chef ochie
dapur, sumur, kasur. 3 hal yang katanya jadi teritorinya perempuan. tapi beneran saya gak tau bener ato engganya. secara buat saya hal begituan udah ga jamannya lagi kalee. banyak kok cowok yang kemudian turun nyasar ampe ke dapur. lha tyang bikin sumur juga biasanya cowok bukan? hehehe. nah untuk urusan kasur kayaknya butuh kerjasama tuh biar samasama puas dan menikmatinya (glekkkk).
anyway, saya lebih percaya segala sesuatu yang terjadi sama kita, good or bad, selalu dimulai dari perut.
cinta juga buat saya akan selalu dimulai dari perut. duhh saya mulai beromantisromantis ria nih xixixixi. tak apalah ya. iya, saya percaya cinta suami nanti akan sampai atau malah bermula dari perut. call me silly but that's fine with me.
itu sebabnya saya mulai belajar untuk menyukai kegiatan satu ini. iya sih awalnya rasa masakan saya gak karuan. di awalnya saya nyampe ke posisi bikin masakan dengan bumbu instant yang sekarang dengan gampangnya ditemuin di semua sudut penjuru dunia. ada rendang, opor, sampe ke tempe goreng you name it ada deh semua. tapi lama kelamaan dengan kesadaran tinggi pada kesehatan dan terutama rasa, beralihlah saya pada bumbubumbu alami.
sumpah, pertama kali nyoba masaj capenya itu loh. gak ketulingan. buat satu masakan aja saya bisa habisin waktu sampe 1 jam. berdiri buat nyiangin bumbu, buat masak dan nunggu matang makanan plus ngulekngulek bumbu. repot banget deh pokoknya.
tapi itu cerita dulu. sekarang masak jadi kegiatan yang saya rindukan. eh beneran loh sekarang saya udah jago (biarin muji diri sendiri juga :D ). saya sudah bisa bikin nasi goreng so lezato. saya juga sudah bisa nyediain makanan buat lebaran sendiri. itutuh gulai ayam, sambel goreng hati plus acarnya. eh lontong dan ketupatnya sih belum bisa sih hehehe. dan yang asyik saya juga sudah bisa dengan bangganya bakalan bilang kalau saya bisa bikin rawon. meskipun mr rius kerap bilang daripada cape masak lebih baik beli, saya masih hobi buat mencoba menu baru.
gimana soal rasa? setidaknya sih saya sudah denger papah minta buat dimasakin beberapa masakan andalan saya itu. atau denger tukang warung di rumah bilang "kata pak yoyo mah kalau mau makan enak musti nunggu si eneng pulang". hihihi geer deh saya.
tapi sayangnya kemampuan saya buat masak ini justru belum bisa dinikmati sama pasangan saya. saya ingat saya pernah sakit hati saat bekas pacar saya dulu mengkritik masakan buatan saya. dia bilang kalau makanan gak enak buat dimakan itu sayang. cuman bisa dibuang. ahhh disanalah saya belajar buat masak benerbener. saya juga belajar bahwa masak itu juga butuh kesungguhan dan cinta. saya rasain itu. setiap saya masak dengan mood yang jelek maka masakan bauatan sayapun selelu dengan mudahnya dapat kritikan. entah karena keasinan ato malah kurang asin. tapi kalau saya masak dalam keadaan baik dan kesadaran tinggi plus penuh cinta, maka masakan saya itu hmmm asyik punya deh.
namun sayang kemampuan masak saya ini tidak bisa saya persembahkan buat orang lain selain mereka yang menempati rumah margawangi. dia sudah gak sama saya lagi. padahal jujur dialah dulu alasan saya belajar keras untuk bisa masak. hobi kami buat makan enak, kerinduan dia buat menikmati masakan rumah dan panas telinga saya karena dia selalu membanggakan masakan ibunya jadi sekian banyak alasan buat saya belajar masak. tapi sekarang tidak bisa lagi. mr rius? ah beda lagi. yang satu itu justru kerap membuat nyali saya sebagai seorang chef malah hangus. komen dia bahwa lebih baik membeli makanan ketimbang masak membuat saya berhenti melihat dan mencoba masakan baru. hmmm....yang saya tahu saya senang masak. dan yang saya tahu saya pengen bisa menjaga cinta pasangan saya lewat makanan yang saya hasilkan dari tangan saya sendiri.
anyway, saya lebih percaya segala sesuatu yang terjadi sama kita, good or bad, selalu dimulai dari perut.
cinta juga buat saya akan selalu dimulai dari perut. duhh saya mulai beromantisromantis ria nih xixixixi. tak apalah ya. iya, saya percaya cinta suami nanti akan sampai atau malah bermula dari perut. call me silly but that's fine with me.
itu sebabnya saya mulai belajar untuk menyukai kegiatan satu ini. iya sih awalnya rasa masakan saya gak karuan. di awalnya saya nyampe ke posisi bikin masakan dengan bumbu instant yang sekarang dengan gampangnya ditemuin di semua sudut penjuru dunia. ada rendang, opor, sampe ke tempe goreng you name it ada deh semua. tapi lama kelamaan dengan kesadaran tinggi pada kesehatan dan terutama rasa, beralihlah saya pada bumbubumbu alami.
sumpah, pertama kali nyoba masaj capenya itu loh. gak ketulingan. buat satu masakan aja saya bisa habisin waktu sampe 1 jam. berdiri buat nyiangin bumbu, buat masak dan nunggu matang makanan plus ngulekngulek bumbu. repot banget deh pokoknya.
tapi itu cerita dulu. sekarang masak jadi kegiatan yang saya rindukan. eh beneran loh sekarang saya udah jago (biarin muji diri sendiri juga :D ). saya sudah bisa bikin nasi goreng so lezato. saya juga sudah bisa nyediain makanan buat lebaran sendiri. itutuh gulai ayam, sambel goreng hati plus acarnya. eh lontong dan ketupatnya sih belum bisa sih hehehe. dan yang asyik saya juga sudah bisa dengan bangganya bakalan bilang kalau saya bisa bikin rawon. meskipun mr rius kerap bilang daripada cape masak lebih baik beli, saya masih hobi buat mencoba menu baru.
gimana soal rasa? setidaknya sih saya sudah denger papah minta buat dimasakin beberapa masakan andalan saya itu. atau denger tukang warung di rumah bilang "kata pak yoyo mah kalau mau makan enak musti nunggu si eneng pulang". hihihi geer deh saya.
tapi sayangnya kemampuan saya buat masak ini justru belum bisa dinikmati sama pasangan saya. saya ingat saya pernah sakit hati saat bekas pacar saya dulu mengkritik masakan buatan saya. dia bilang kalau makanan gak enak buat dimakan itu sayang. cuman bisa dibuang. ahhh disanalah saya belajar buat masak benerbener. saya juga belajar bahwa masak itu juga butuh kesungguhan dan cinta. saya rasain itu. setiap saya masak dengan mood yang jelek maka masakan bauatan sayapun selelu dengan mudahnya dapat kritikan. entah karena keasinan ato malah kurang asin. tapi kalau saya masak dalam keadaan baik dan kesadaran tinggi plus penuh cinta, maka masakan saya itu hmmm asyik punya deh.
namun sayang kemampuan masak saya ini tidak bisa saya persembahkan buat orang lain selain mereka yang menempati rumah margawangi. dia sudah gak sama saya lagi. padahal jujur dialah dulu alasan saya belajar keras untuk bisa masak. hobi kami buat makan enak, kerinduan dia buat menikmati masakan rumah dan panas telinga saya karena dia selalu membanggakan masakan ibunya jadi sekian banyak alasan buat saya belajar masak. tapi sekarang tidak bisa lagi. mr rius? ah beda lagi. yang satu itu justru kerap membuat nyali saya sebagai seorang chef malah hangus. komen dia bahwa lebih baik membeli makanan ketimbang masak membuat saya berhenti melihat dan mencoba masakan baru. hmmm....yang saya tahu saya senang masak. dan yang saya tahu saya pengen bisa menjaga cinta pasangan saya lewat makanan yang saya hasilkan dari tangan saya sendiri.
fusili ngarang ala chef ochie
rawon hasil coba-coba
Wednesday, March 16, 2011
Meletus
kadang kita gak pernah tau apa yang akan terjadi dalam hidup kita. eh bukan kadang deng, seringnya. bener deh. Tuhan punya seribu satu misteri untuk entah dipecahkan atau dijalani, whateverlah. tapi dodolnya kita ( eh terlalu berlebihan nih nyebutnya, saya) gak bisa mengambil apa yang dituliskannya untuk kita. kemarin contohnya.
sebuah pesan hadir di komputer kerja saya. ditulis oleh mantan atasan saya. dia bilang menurut pak tedjabayu (salah satu pendiri kantor kami) ada sebuah bungkusan yang diduga bom ada di kedai. gegana sudah dipanggil. polisi juga sudah datang.
somehow saya gak terlalu menanggapi apa yang ditulisnya itu. saya yang saat itu tengah berkirim pesan pendek via komputer dengan mr rius hanya menuliskannya dengan nada riang.
saya: ada bom di kantor
mr rius: bener?
saya: beneran. tadi ada vyprestnya mba nita.
saya: ih klo beneran meladak musti cepet-cepet bikin surat wasiat nih
mr rius: huss
saya: ehh..wasiatnya yang pertama tolong ambil jam yang kemarin direparasi ya. yang ngebenerinnya udah telepon soalnya.
saya masih melanjutkan obrolan gak mutu itu dengan mr rius. saya dan beberapa orang teman bahkan sempat menjadikannya bahan tertawaan ketika kami menemukan bahwa ternyata benar benda yang kami curigai bom itu tampil di web kantor. bukan cuman itu saja. bom itu juga numpang beken di situsnya kompas.
saya dan beberapa orang rekan masih sempat buat mengupload info itu di social network kami. but somehow tak ada satupun dari kami beranjak dari kursi untuk segera menjauh dari kemungkinan meledaknya bom itu. kami masih asyik berkutat dengan entah apapun itu pekarjaan kami. saya ingat mr rius meminta saya untuk segera keluar dan pulang. tapi saya bilang engga atuh. belum ada perintah evakuasi.
dan itulah yang terjadi. sekitar jam 4 kurang saya turun untuk bertemu penyelia saya melaporkan kalau besok saya akan membawa temanteman reporter teen voice buat datang ke acranya aqua. saya turun ke kedai. kedai yang hanya berjarak 50m dari bom itu. saya lihat garis polisi sudah terpasang. sempat terpikir untuk melongok. tapi akal saya bilang jangan. ah sejak kapan saya ikutin akal ya? hehehe. jadilah saya sedikit melipir ke arah bom itu dan tiba-tiba.....duarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
kalau saya sering merasa nayawa saya turun sampai di dada setiap kali balon meletus (dan itu yang bikin saya parno sama balon) maka saat itu nyawa saya rasanya sudah sampai pusat. belum selesai rasa terkejut saya, saya melihat darah itu mengucur membasahi tanah tempat saya dan beberap teman kerap bercandaria menjelekjelekan bos kami masingmasing atau sekedar bergunjing bertukar info tentang anakanak baru yang masuk kantor yang nampaknya butuh test kejiwaan. saya melihat lengan itu hancur. saya melihat dan mendengar mereka menangis dan meringis. nyawa sayapun turun sampai di lutut.
selebihnya saya tak ingat lagi.
yang saya ingat hanyalah beberapa orang rekan sibuk menggotong badanbadan yang tadi saya lihat terkapar, meringis dan menangis itu berlalu dihadapan saya dengan wajah yang jelas menggambarkan kesakitan teramat sangat. satu persatu mereka berlalu dihadapan saya yang hanya bisa bengong dan tak tahu harus melakukan apa. saya baru tersadar saat melihat seorang rekan perempuan menangis. tidak, ia tidak terluka. ia hanya shock. sama seperti saya. nyawa saya kembali lagi terisi. otak saya kembali terisi. saya memeluknya mengatakan padanya semua akan baikbaik saja. jujur saya tak tahu apakah benar semua akan baikbaik saja. tapi saya tahu saya tak boleh lemah disaat seperti ini. rasa takut, bingung dan semuanya berubah menjadi rasa marah. saya terlalu marah pada pengecut yang berani mengirimkan kami paket mereka.
rasa marah itu juga yang kemudian membuat saya segera menelepon rumah memberitakan saya tak apaapa. saya hanya takut mereka akan tahu dari berita di tipi yang seringkali berlebihan. saya telepon mr rius dan mengatakn padanya obrolan kami di dunia maya itu ternyata kejadian. langkah selanjutnya adalah memberitakan pada keluarga yang lain.
saya tak tahu apa yang diinginkan mereka yang membuat keonaran di tempat kami. ini tempat kami bekerja. kami bekerja secara jujur disini. mencoba bertahan hidup. banyak mulut yang bergantung pada apa yang kami kerjakan disini. kami tak pernah mengambil hak orang lain disini. mungkin benar apa yang dikatakan mantan bos saya di sosial network miliknya "yang membuat saya sedih atas kejadian bom utan kayu adalah kami, komunitas yang menerima segala perbedaan sebagai sesuatu yang indah, terluka oleh mereka yang tak cinta perdamaian, pluralisme dan demokrasi. terima kasih untuk simpati temanteman, perjuangan kami tak akan berhenti hanya karena teror."
ya benar. saya marah dan sedih pada apa yang telah mereka torehkan pada kami. saya, kami dan semua tak akan pernah takut pada apa yang kalian lakukan. teror kalian hanya semakin membuktikan betapa kalian cuman pengecut kecil ditengah belantara raya.
pagi ini saat kami akan mulai beraktivitas kami berkumpul. kami tahu trauma itu masih ada disana. bagaimanapun juga bom yang kemarin meledak menyisakan banyak, pada pak dodi (polisi yang mencoba menjinakkan bomnya. makasih ya pak), pada saya dan juga banyak teman yang secara langsung maupun tidak melihat meledaknya bom itu. namun kami sepakat bahwa kami tak akan petnah mundur dan takut. satu hal lagi yang menjadi pelajaran bagi saya.
tragedi ini memberi kami banyak pelajaran. salah satunya adalah kami kini tahu bahwa tidak semua orang punya niatan baik. inilah celah dari bencana ini. tempat kami bermain ini (begitu istilah kami buat kantor ini) dengan mudahnya diakses oleh siapa saja. bukannya tidak ada satpam atau penjagaan, tapi kami cenderung terlalu percaya bahwa ini area bebas. siapapun punya hak untuk melakukan hajatnya disini. sudahlah, it was a lesson, bad but good one for us and me offcourse.
******
ini pesan dari salah satu petinggi front pembela islam:
Jubir Front Pembela Islam (FPI) Munarman justru menduga bom di Utan Kayu, rekayasa. Sengaja dibentuk sedemikian rupa. Saat ini JIL dan KBR 68 H sedang kekurangan dana, dan dibuatlah peledakan agar bantuan-bantuan asing masuk ke kantong mereka.
sebuah pesan hadir di komputer kerja saya. ditulis oleh mantan atasan saya. dia bilang menurut pak tedjabayu (salah satu pendiri kantor kami) ada sebuah bungkusan yang diduga bom ada di kedai. gegana sudah dipanggil. polisi juga sudah datang.
somehow saya gak terlalu menanggapi apa yang ditulisnya itu. saya yang saat itu tengah berkirim pesan pendek via komputer dengan mr rius hanya menuliskannya dengan nada riang.
saya: ada bom di kantor
mr rius: bener?
saya: beneran. tadi ada vyprestnya mba nita.
saya: ih klo beneran meladak musti cepet-cepet bikin surat wasiat nih
mr rius: huss
saya: ehh..wasiatnya yang pertama tolong ambil jam yang kemarin direparasi ya. yang ngebenerinnya udah telepon soalnya.
saya masih melanjutkan obrolan gak mutu itu dengan mr rius. saya dan beberapa orang teman bahkan sempat menjadikannya bahan tertawaan ketika kami menemukan bahwa ternyata benar benda yang kami curigai bom itu tampil di web kantor. bukan cuman itu saja. bom itu juga numpang beken di situsnya kompas.
saya dan beberapa orang rekan masih sempat buat mengupload info itu di social network kami. but somehow tak ada satupun dari kami beranjak dari kursi untuk segera menjauh dari kemungkinan meledaknya bom itu. kami masih asyik berkutat dengan entah apapun itu pekarjaan kami. saya ingat mr rius meminta saya untuk segera keluar dan pulang. tapi saya bilang engga atuh. belum ada perintah evakuasi.
dan itulah yang terjadi. sekitar jam 4 kurang saya turun untuk bertemu penyelia saya melaporkan kalau besok saya akan membawa temanteman reporter teen voice buat datang ke acranya aqua. saya turun ke kedai. kedai yang hanya berjarak 50m dari bom itu. saya lihat garis polisi sudah terpasang. sempat terpikir untuk melongok. tapi akal saya bilang jangan. ah sejak kapan saya ikutin akal ya? hehehe. jadilah saya sedikit melipir ke arah bom itu dan tiba-tiba.....duarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
kalau saya sering merasa nayawa saya turun sampai di dada setiap kali balon meletus (dan itu yang bikin saya parno sama balon) maka saat itu nyawa saya rasanya sudah sampai pusat. belum selesai rasa terkejut saya, saya melihat darah itu mengucur membasahi tanah tempat saya dan beberap teman kerap bercandaria menjelekjelekan bos kami masingmasing atau sekedar bergunjing bertukar info tentang anakanak baru yang masuk kantor yang nampaknya butuh test kejiwaan. saya melihat lengan itu hancur. saya melihat dan mendengar mereka menangis dan meringis. nyawa sayapun turun sampai di lutut.
selebihnya saya tak ingat lagi.
yang saya ingat hanyalah beberapa orang rekan sibuk menggotong badanbadan yang tadi saya lihat terkapar, meringis dan menangis itu berlalu dihadapan saya dengan wajah yang jelas menggambarkan kesakitan teramat sangat. satu persatu mereka berlalu dihadapan saya yang hanya bisa bengong dan tak tahu harus melakukan apa. saya baru tersadar saat melihat seorang rekan perempuan menangis. tidak, ia tidak terluka. ia hanya shock. sama seperti saya. nyawa saya kembali lagi terisi. otak saya kembali terisi. saya memeluknya mengatakan padanya semua akan baikbaik saja. jujur saya tak tahu apakah benar semua akan baikbaik saja. tapi saya tahu saya tak boleh lemah disaat seperti ini. rasa takut, bingung dan semuanya berubah menjadi rasa marah. saya terlalu marah pada pengecut yang berani mengirimkan kami paket mereka.
rasa marah itu juga yang kemudian membuat saya segera menelepon rumah memberitakan saya tak apaapa. saya hanya takut mereka akan tahu dari berita di tipi yang seringkali berlebihan. saya telepon mr rius dan mengatakn padanya obrolan kami di dunia maya itu ternyata kejadian. langkah selanjutnya adalah memberitakan pada keluarga yang lain.
saya tak tahu apa yang diinginkan mereka yang membuat keonaran di tempat kami. ini tempat kami bekerja. kami bekerja secara jujur disini. mencoba bertahan hidup. banyak mulut yang bergantung pada apa yang kami kerjakan disini. kami tak pernah mengambil hak orang lain disini. mungkin benar apa yang dikatakan mantan bos saya di sosial network miliknya "yang membuat saya sedih atas kejadian bom utan kayu adalah kami, komunitas yang menerima segala perbedaan sebagai sesuatu yang indah, terluka oleh mereka yang tak cinta perdamaian, pluralisme dan demokrasi. terima kasih untuk simpati temanteman, perjuangan kami tak akan berhenti hanya karena teror."
ya benar. saya marah dan sedih pada apa yang telah mereka torehkan pada kami. saya, kami dan semua tak akan pernah takut pada apa yang kalian lakukan. teror kalian hanya semakin membuktikan betapa kalian cuman pengecut kecil ditengah belantara raya.
pagi ini saat kami akan mulai beraktivitas kami berkumpul. kami tahu trauma itu masih ada disana. bagaimanapun juga bom yang kemarin meledak menyisakan banyak, pada pak dodi (polisi yang mencoba menjinakkan bomnya. makasih ya pak), pada saya dan juga banyak teman yang secara langsung maupun tidak melihat meledaknya bom itu. namun kami sepakat bahwa kami tak akan petnah mundur dan takut. satu hal lagi yang menjadi pelajaran bagi saya.
tragedi ini memberi kami banyak pelajaran. salah satunya adalah kami kini tahu bahwa tidak semua orang punya niatan baik. inilah celah dari bencana ini. tempat kami bermain ini (begitu istilah kami buat kantor ini) dengan mudahnya diakses oleh siapa saja. bukannya tidak ada satpam atau penjagaan, tapi kami cenderung terlalu percaya bahwa ini area bebas. siapapun punya hak untuk melakukan hajatnya disini. sudahlah, it was a lesson, bad but good one for us and me offcourse.
Teror ditebar memang untuk menyebarkan ketakutan. Tapi kalau ini tujuan pengirim bom, sungguh ini kekeliruan besar. Kalau menyerah pada teror, maka Komunitas Utan Kayu dengan segenap isinya tak akan berumur panjang seperti sekarang. Ini tak sekadar teror untuk Ulil, atau untuk JIL. Ini adalah teror terhadap kebebasan berekspresi serta Indonesia yang berwarna. Juga teror terhadap kemanusiaan. Teror semacam ini tidak boleh membuat kita takut, gentar, runtuh, atau mundur. Komunitas Utan Kayu berdiri dengan tekad membangun kemerdekaan berpikir dan bersuara, seperti kata salah satu pendirinya, Goenawan Mohamad. Dan dengan itu pula, dengan dukungan Anda, kita bersama-sama melawan teror.
******
ini pesan dari salah satu petinggi front pembela islam:
Jubir Front Pembela Islam (FPI) Munarman justru menduga bom di Utan Kayu, rekayasa. Sengaja dibentuk sedemikian rupa. Saat ini JIL dan KBR 68 H sedang kekurangan dana, dan dibuatlah peledakan agar bantuan-bantuan asing masuk ke kantong mereka.
Sunday, March 13, 2011
damn
damn!!! cuman bisa mengutuk saya pada diri saya sendiri. saya terlalu merasa merindunya. saya terlalu menginginkan dia. saya terlalu merasakan sakit di saat yang tidak tepat. saya ingin teriak. sungguh saya ingin teriak.
hey kamu...!!! saya tak tahu apakah ini cinta sejati, jodoh atau apapun namanya. saya tak bisa menghapus semua hal tentang kamu. saya tak bisa menyingkirkan sedikitpun hal tentangmu di otak saya. meski kerap kali saya menagis karena kamu tapi sungguh tak mampu saya membenci kamu. saya terlalu merindukan kamu. tolong jangan siksa saya lagi. saya hanya ingin bahagia. sungguh saya hanya ingin bahagia....
hey kamu...!!! saya tak tahu apakah ini cinta sejati, jodoh atau apapun namanya. saya tak bisa menghapus semua hal tentang kamu. saya tak bisa menyingkirkan sedikitpun hal tentangmu di otak saya. meski kerap kali saya menagis karena kamu tapi sungguh tak mampu saya membenci kamu. saya terlalu merindukan kamu. tolong jangan siksa saya lagi. saya hanya ingin bahagia. sungguh saya hanya ingin bahagia....
Sunday, February 27, 2011
true to you
When you find a true one, it will be your greatest moment...if you find a right one, that will be your finest day.
The one who give you everything, somebody who loving you for a good reason.
A true one isnt complicated at all, just a simple man who share every single minute with you...stay close and take a good care with you.
His/her words is an oase at the desert than protecting from harm and keep you in nice warm heart.
You dont need anythings else...you dont want someone else...the world is enought...the greatest day has come, the finest time is your...the true love will stay with you forever.
A journey is over and ended for the one.
The one who give you everything, somebody who loving you for a good reason.
A true one isnt complicated at all, just a simple man who share every single minute with you...stay close and take a good care with you.
His/her words is an oase at the desert than protecting from harm and keep you in nice warm heart.
You dont need anythings else...you dont want someone else...the world is enought...the greatest day has come, the finest time is your...the true love will stay with you forever.
A journey is over and ended for the one.
merindumu dengan sangat
malam ini entah untuk kesekian kalinya ku lewati sendiri tanpa kamu. namun entah bagaimana malam ini terasa sangat berbeda. rasa yang bahkan akupun tak tahu bagaimana menafsirkannya. terlalu. rindu yang kurasa ini terlalu besar. pada wajahmu. pada sosokmu. pada harihari yang pernah ku lewatkan bersamamu. begitupun saat ku bagi cerita tentangmu pada seorang kawan. aku hanya mampu menahan rasa itu. rasa yang ku benci untuk mengakuinya.
ku tahu rasa itu tak mungkin pernah ada lagi kau rasa. apa yang pernah terkatakan, terlaku hanyalah sesuatu yang ada di belakang dan mungkin tak akan pernah ada di manapun kecuali di tempatnya sekarang.
benci untuk kuakui namun harus kuakui. aku terlalu merindumu. aku juag terlalu marah padamu. namun tak bisa kupungkiri rasa sayangku tak akan pernah hilang darimu sampi kapanpun.
sayang....aku merindumu dengan sangat.......
ku tahu rasa itu tak mungkin pernah ada lagi kau rasa. apa yang pernah terkatakan, terlaku hanyalah sesuatu yang ada di belakang dan mungkin tak akan pernah ada di manapun kecuali di tempatnya sekarang.
benci untuk kuakui namun harus kuakui. aku terlalu merindumu. aku juag terlalu marah padamu. namun tak bisa kupungkiri rasa sayangku tak akan pernah hilang darimu sampi kapanpun.
sayang....aku merindumu dengan sangat.......
kisah terindah
Kusesali dirimu
Mengapa tak disisiku
Saat ini aku rindu
Kusesali mengapa dia
Yang berhak atas kucinta
Sesungguhnya ku tak rela
andai engkau ada disini
Kukan selalu menjaga dan mencintamu
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Kusesali diriku
Mengapa tak disisimu
Saat ini aku rindu
andai engkau ada disini
Kukan selalu menjaga dan mencintamu
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Oh haruskah ku menunggu
Sampai waktu kan berpihak kepadaku
Demi cintaku ooo…
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Ku kan selalu menjaga dan mencintamu
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Mengapa tak disisiku
Saat ini aku rindu
Kusesali mengapa dia
Yang berhak atas kucinta
Sesungguhnya ku tak rela
andai engkau ada disini
Kukan selalu menjaga dan mencintamu
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Kusesali diriku
Mengapa tak disisimu
Saat ini aku rindu
andai engkau ada disini
Kukan selalu menjaga dan mencintamu
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Oh haruskah ku menunggu
Sampai waktu kan berpihak kepadaku
Demi cintaku ooo…
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Ku kan selalu menjaga dan mencintamu
Andai kau tercipta untukku
Kan kurangkai kisah terindah hanya untukmu
Tuesday, February 22, 2011
break even
I'm still alive but I'm barely breathing,
Just prayed to a god that I don't believe in,
'Coz I got time while she got freedom,
'Coz when a heart breaks
no it don't break even.
Her best days will be some of my worst,
She finally met a man that's gonna put her first,
While I'm wide awake, she's no trouble sleeping,
'Coz when a heart breaks
no it don't break even, even no.
What am I supposed to do when the best part of me was always you
What am I supposed to say when I'm all choked up and you're ok
I'm falling to pieces
I'm falling to pieces
They say bad things happen for a reason
But no wise words gonna stop the bleeding
'Coz she's moved on while I'm still grieving
And when a heart breaks
no it don't break even, even no.
What am I gonna do when the best part of me was always you
What am I supposed to say when I'm all choked up and you're ok
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces
(One still in love
while the other one's leaving)
I'm falling to pieces,
(Cuz when a heart breaks
no it don't break even)
You got his heart and my heart and none of the pain,
You took your suitcase, I took the blame.
Now I'm tryna make sense of what little remains, oh.
'Coz you left me with no love, with no love to my name.
I'm still alive but I'm barely breathing,
Just prayed to a god that I don't believe in,
'Coz I got time while she got freedom,
'Coz when a heart breaks
no it don't break, no it don't
break, no it don't break even no.
What am I gonna do when the best part of me was always you
What am I supposed to say when I'm all choked up and you're ok
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces,
(One still in love
while the other one's leaving)
I'm falling to pieces,
(Cuz when a heart breaks
no it don't break even)
Oh, it don't break even, no
Oh, it don't break even, no
Oh, It don't break even, no
Just prayed to a god that I don't believe in,
'Coz I got time while she got freedom,
'Coz when a heart breaks
no it don't break even.
Her best days will be some of my worst,
She finally met a man that's gonna put her first,
While I'm wide awake, she's no trouble sleeping,
'Coz when a heart breaks
no it don't break even, even no.
What am I supposed to do when the best part of me was always you
What am I supposed to say when I'm all choked up and you're ok
I'm falling to pieces
I'm falling to pieces
They say bad things happen for a reason
But no wise words gonna stop the bleeding
'Coz she's moved on while I'm still grieving
And when a heart breaks
no it don't break even, even no.
What am I gonna do when the best part of me was always you
What am I supposed to say when I'm all choked up and you're ok
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces
(One still in love
while the other one's leaving)
I'm falling to pieces,
(Cuz when a heart breaks
no it don't break even)
You got his heart and my heart and none of the pain,
You took your suitcase, I took the blame.
Now I'm tryna make sense of what little remains, oh.
'Coz you left me with no love, with no love to my name.
I'm still alive but I'm barely breathing,
Just prayed to a god that I don't believe in,
'Coz I got time while she got freedom,
'Coz when a heart breaks
no it don't break, no it don't
break, no it don't break even no.
What am I gonna do when the best part of me was always you
What am I supposed to say when I'm all choked up and you're ok
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces,
(One still in love
while the other one's leaving)
I'm falling to pieces,
(Cuz when a heart breaks
no it don't break even)
Oh, it don't break even, no
Oh, it don't break even, no
Oh, It don't break even, no
sakit itu gak enak jendral!!!
sumpah gak enak banget kalau badan mulai terasa pegal-pegal gak jelas. kepala mulai berat sementara tenggorokan mulai terasa bagai di gurun sahara. arggghhhh i hate being sick.
bukan cuman karena aktivitas saya jadi terhalang tapi juga karena sensasi rasanya yang gak menentu itu sih. benciiiii.....banget
saya memang termasuk yang jarang sakit. biasanya kalau mau flu cukup dihajar vitamin c dan lari keliling kompleks udah bikin saya cenghar lagi. makanya bisa diitung jarilah kalau saya sakit.
oke saya pernah masuk rumah sakit garagara si nyamuk nakal yang bikin saya tepar seminggu di rumah sakit. jangan tanya gimana rasanya. duhh udah bikin badan gak enak pengalaman tinggal di rumah sakit sendirian itu juga bikin gak nyaman.
iya sendirian. saya lebih banyak diam di rumah sakit sendirian. hanya kalau malam saja papah dan mamah (yang waktu itu belum saya sadari udah mulai sakit) menemani saya. siang sampe maghrib sih ya suwis sendirian aja. makanya sempet tuh ngerasa jealous sma orang di ruangan sebelah yang rajin ditemani orangorang tercintanya.
oke enough about my past.
kalau sekarang saya berasa nelangsa banget saat sakit lebih karena saya merasa menderita banget. badan yang gak karuan rasanya itu harus juga ditambah perasaan sedih karena saya sendirian. dulu sebelum mamah sakit seperti sekarang, saya masih bisa mengandalkan beliau buat mengompres atau sekedar mijitin kalau saya sakit seperti sekarang. atau paling gak minta dibalurin. tapi sejak beliau sakit (dan itu sudah lama ternyata) saya benarbenar sendirian dan itu yang bikin benerbener nelangsa.
eh sakit kali ini juga yang bikin gak menyenangkan adalah karena saya gak punya uang lagi. huhuhu beneran. entah bagaimana caranya uang tabungan saya kok tibatiba aja habis gak bersisa sementara buat nunggu gajian masih lama. makanya saya belabelain buat gak nengokin dokter di apotik 24 jam itu meski badan ini udah ngajakngajak kesana. itu makanya saya tetap memaksakan diri datang ke kantor dan gak beristirahat di kamar juga karena saya tahu saya pasti butuh makan sementara uang saya sudah menipis nih hehehehe. yah sedih deh jadi anak rantauan.
bolehkan kalau sekali ini saya pengen jadi alay dan lebay?
sakit itu gak enak jendral!! dan yang lebih bikin gak enaknya karena saya sendirian huhuhuhu
bukan cuman karena aktivitas saya jadi terhalang tapi juga karena sensasi rasanya yang gak menentu itu sih. benciiiii.....banget
saya memang termasuk yang jarang sakit. biasanya kalau mau flu cukup dihajar vitamin c dan lari keliling kompleks udah bikin saya cenghar lagi. makanya bisa diitung jarilah kalau saya sakit.
oke saya pernah masuk rumah sakit garagara si nyamuk nakal yang bikin saya tepar seminggu di rumah sakit. jangan tanya gimana rasanya. duhh udah bikin badan gak enak pengalaman tinggal di rumah sakit sendirian itu juga bikin gak nyaman.
iya sendirian. saya lebih banyak diam di rumah sakit sendirian. hanya kalau malam saja papah dan mamah (yang waktu itu belum saya sadari udah mulai sakit) menemani saya. siang sampe maghrib sih ya suwis sendirian aja. makanya sempet tuh ngerasa jealous sma orang di ruangan sebelah yang rajin ditemani orangorang tercintanya.
oke enough about my past.
kalau sekarang saya berasa nelangsa banget saat sakit lebih karena saya merasa menderita banget. badan yang gak karuan rasanya itu harus juga ditambah perasaan sedih karena saya sendirian. dulu sebelum mamah sakit seperti sekarang, saya masih bisa mengandalkan beliau buat mengompres atau sekedar mijitin kalau saya sakit seperti sekarang. atau paling gak minta dibalurin. tapi sejak beliau sakit (dan itu sudah lama ternyata) saya benarbenar sendirian dan itu yang bikin benerbener nelangsa.
eh sakit kali ini juga yang bikin gak menyenangkan adalah karena saya gak punya uang lagi. huhuhu beneran. entah bagaimana caranya uang tabungan saya kok tibatiba aja habis gak bersisa sementara buat nunggu gajian masih lama. makanya saya belabelain buat gak nengokin dokter di apotik 24 jam itu meski badan ini udah ngajakngajak kesana. itu makanya saya tetap memaksakan diri datang ke kantor dan gak beristirahat di kamar juga karena saya tahu saya pasti butuh makan sementara uang saya sudah menipis nih hehehehe. yah sedih deh jadi anak rantauan.
bolehkan kalau sekali ini saya pengen jadi alay dan lebay?
sakit itu gak enak jendral!! dan yang lebih bikin gak enaknya karena saya sendirian huhuhuhu
Monday, February 21, 2011
Take and Give?
Kemarin saya baca salah satu tulisannya okke sepatu merah dan saya tiba-tiba ngakak sendiri. Bukan, bukan karena saya merasa tersentil sama tulisannya. lebih karena saya ingat cerita saya sendiri dan beberapa orang teman. oke sebelum makin bingung saya mulai aja ya.
tulisannya sih sederhana soal apakah kalau kita masih dalam status pacar berhak atau engga, suka atau engga, yah yang semacamnyalah buat minta apaapa (baca: matrei) sama pasangan kita. oke sih cerita kalau dia termasuk yang ngerasa harom hukumnya. meski demikian dia bilang sih banyak juga cewe yang ngelakuinnya. As for me?
wait...saya harus merefresh dulu pikiran saya soal minta meminta ini. hmmmm.....kayaknya saya setuju deh sama si empunya tulisan. harom banget deh minta apaapa sama pasangan kita. tapi kalau saya ebih karena saya emang orang yang sangat gengsian hihihi.
saya ingat sama bekas (busyett saya mulai ketularan orang kantor nih yang gak boleh pake kata mantan hehehe) saya, sayagak pernah minta apaapa dari dia selama 13 tahun lebih kami samasama. iya beneran. hadiah ulatahpun saya gak pernah dapat. apalagi hadiah valentine (maklum bo kan orang lagi jatuh cinta). hadiah anniversary juga idem. singkatnya saya gak pernah minta apaapa dari mr jerk. gak barang gak apapun.
mungkin waktu itu saya sadar sepenuhnya kalau mr jerk bukanlah orang dengan ekonomi yang mumpuni buat ngasih apaapa sama saya yang jadi pasangan dia (saat itu). begitu juga saat dia sudah mulai bekerja. saya tetap mempertahankan ego saya buat gak minta apapun sama dia. yah waktu itu sih yang kepikiran mending dia simpen buat bantu ortu atao adiknya. walo kadang hasilnya uang itu dipakai buat ngutak ngatik motor atau keinginan dia buat ngutakngatik kompienya (itupun masih saya bantu juga nambalin kekurangannya).
bukan saya gak mau, tapi saya merasa saya masih bisa buat memnuhi kebutuhan saya (yang untungnya) gak banyak. saya bukan perempuan yang senang window shoping beli barangbarang yang nantinya bakal saya sesali sendiri. saya juga bukan perempuan yang hobi gontaganti gadget. kalau ada guilty pleasure saya hanyalah beli baju dan sepatu senam. cuman itu. tapi saya masih tau diri kok dengan berusaha ngumpulin dulu biar apa yang saya pengen bisa saya beli.
saya ingat mr jerk pernah membelikan saya kalung. ceritanya sih hadiah ultah saya. tapi ya gitu deh, kalung yang kami (saya juga ikut pas beli jadi no suprises) beli di toko asesoris di salah satu pusat perbelanjaan di bandung itu ternyata gak berumur lama ada di leher saya. saya yang selama ini merasa sebagai perempuan berkulit badak (saking tebel dan gak maslahnya) ternyata gak bisa memakainya. leher jadi gatelgatel dan berwarna merah. yah dengan terpaksa setelah dipaksakan buat terus dipakai, saya lepas juga kalung itu. eh tapi ini dia yang beliin loh bukan saya yang minta. banyak sih janji dia pada saya. misalnya nih dia janji buat ngasih saya motor matik buat saya jalanin kegiatan saya (mirisnya dibilang sama dia 2 minggu sebelum saya nemuin fotofoto mesra setengah telanjangnya dengan perempuan itu). ada lagi yang lainnya tapi sudahlah tutup buku.
intinya, saya gak pernah minta banyak sama dia. saya ingat yang selalu saya minta sama dia setiap saat selalu sama. saya mau dia dan saya makin sayang. saya mau kami baikbaik till death do us part. ahhh...manisnya. ternyata satusatunya permintaan saya sama dia malah gak pernah bisa dia kasih ke saya. hmmm....sakit? banget.
banyak temen yang bilang kalau saya setengah bego setengah dodol (woy bedanya apa ya?). bukannya kalau kita berpacaran harusnya ada saling memberi dan menerima? lalu kenapa tampaknya lebih banyak saya yang harus memberi? eh sumpah saya gak terima dibilang bodoh. saya berargumentasi bukannya kalau kita meminta berarti kita gak tulus? yang saya tahu cinta saya tulus buat dia dan keluarganya (gila nih bahasanya xixixi). itu makanya saya bersedia buat berada diurutan sekian kalau sudah menyangkut kasih mengasih dari dia.
"tapi ada hasilnya ga?"
sialan. iya sih. saya tetap aja diselingkuhin sama mr jerk.
habis mau gimana lagi? saya masih tetep perempuan yang egonya tinggi. gengsian.saya masih merasa kalau saya dikasih sesuatu berarti saya hutang sama yang ngasih itu. saya paling anti berhutang apalagi kalau hutang budi. udah banyak conto kejatuhan seseorang hanya karena hutang. baik yang gak mau membayar hutangnya atau yang ditagih hutangnya. jadi, bolehlah saya bilang saya gak berhutang pada mr jerk.
jadi kata kawan saya, pemberian itu --- kalau kau sedang sial--- bisa jadi senjata untuk meribetkan hubunganmu. Kalau kamu semacam orang yang malas ribet, ya jangan minta-minta.
tapi ada juga pendapat lain, ada beberapa yang mengatakan bahwa meminta sesuatu pada pacar tidak masalah, sekaligus untuk menguji sejauh apa pacar mau melakukan sesuatu untuk dirinya.
well, okay. bisa juga. Tapi, kalau saya sih, minta-minta sama pacar, tetap harom hukumnya. (beruntunglah kamu, wahai, pacar saya. *waves*)
Nah sekarang, gimana dengan anda, para Lajang?
One of the things about equality is not just that you be treated equally to a man, but that you treat yourself equally to the way you treat a man.
~Marlo Thoma
tulisannya sih sederhana soal apakah kalau kita masih dalam status pacar berhak atau engga, suka atau engga, yah yang semacamnyalah buat minta apaapa (baca: matrei) sama pasangan kita. oke sih cerita kalau dia termasuk yang ngerasa harom hukumnya. meski demikian dia bilang sih banyak juga cewe yang ngelakuinnya. As for me?
wait...saya harus merefresh dulu pikiran saya soal minta meminta ini. hmmmm.....kayaknya saya setuju deh sama si empunya tulisan. harom banget deh minta apaapa sama pasangan kita. tapi kalau saya ebih karena saya emang orang yang sangat gengsian hihihi.
saya ingat sama bekas (busyett saya mulai ketularan orang kantor nih yang gak boleh pake kata mantan hehehe) saya, sayagak pernah minta apaapa dari dia selama 13 tahun lebih kami samasama. iya beneran. hadiah ulatahpun saya gak pernah dapat. apalagi hadiah valentine (maklum bo kan orang lagi jatuh cinta). hadiah anniversary juga idem. singkatnya saya gak pernah minta apaapa dari mr jerk. gak barang gak apapun.
mungkin waktu itu saya sadar sepenuhnya kalau mr jerk bukanlah orang dengan ekonomi yang mumpuni buat ngasih apaapa sama saya yang jadi pasangan dia (saat itu). begitu juga saat dia sudah mulai bekerja. saya tetap mempertahankan ego saya buat gak minta apapun sama dia. yah waktu itu sih yang kepikiran mending dia simpen buat bantu ortu atao adiknya. walo kadang hasilnya uang itu dipakai buat ngutak ngatik motor atau keinginan dia buat ngutakngatik kompienya (itupun masih saya bantu juga nambalin kekurangannya).
bukan saya gak mau, tapi saya merasa saya masih bisa buat memnuhi kebutuhan saya (yang untungnya) gak banyak. saya bukan perempuan yang senang window shoping beli barangbarang yang nantinya bakal saya sesali sendiri. saya juga bukan perempuan yang hobi gontaganti gadget. kalau ada guilty pleasure saya hanyalah beli baju dan sepatu senam. cuman itu. tapi saya masih tau diri kok dengan berusaha ngumpulin dulu biar apa yang saya pengen bisa saya beli.
saya ingat mr jerk pernah membelikan saya kalung. ceritanya sih hadiah ultah saya. tapi ya gitu deh, kalung yang kami (saya juga ikut pas beli jadi no suprises) beli di toko asesoris di salah satu pusat perbelanjaan di bandung itu ternyata gak berumur lama ada di leher saya. saya yang selama ini merasa sebagai perempuan berkulit badak (saking tebel dan gak maslahnya) ternyata gak bisa memakainya. leher jadi gatelgatel dan berwarna merah. yah dengan terpaksa setelah dipaksakan buat terus dipakai, saya lepas juga kalung itu. eh tapi ini dia yang beliin loh bukan saya yang minta. banyak sih janji dia pada saya. misalnya nih dia janji buat ngasih saya motor matik buat saya jalanin kegiatan saya (mirisnya dibilang sama dia 2 minggu sebelum saya nemuin fotofoto mesra setengah telanjangnya dengan perempuan itu). ada lagi yang lainnya tapi sudahlah tutup buku.
intinya, saya gak pernah minta banyak sama dia. saya ingat yang selalu saya minta sama dia setiap saat selalu sama. saya mau dia dan saya makin sayang. saya mau kami baikbaik till death do us part. ahhh...manisnya. ternyata satusatunya permintaan saya sama dia malah gak pernah bisa dia kasih ke saya. hmmm....sakit? banget.
banyak temen yang bilang kalau saya setengah bego setengah dodol (woy bedanya apa ya?). bukannya kalau kita berpacaran harusnya ada saling memberi dan menerima? lalu kenapa tampaknya lebih banyak saya yang harus memberi? eh sumpah saya gak terima dibilang bodoh. saya berargumentasi bukannya kalau kita meminta berarti kita gak tulus? yang saya tahu cinta saya tulus buat dia dan keluarganya (gila nih bahasanya xixixi). itu makanya saya bersedia buat berada diurutan sekian kalau sudah menyangkut kasih mengasih dari dia.
"tapi ada hasilnya ga?"
sialan. iya sih. saya tetap aja diselingkuhin sama mr jerk.
habis mau gimana lagi? saya masih tetep perempuan yang egonya tinggi. gengsian.saya masih merasa kalau saya dikasih sesuatu berarti saya hutang sama yang ngasih itu. saya paling anti berhutang apalagi kalau hutang budi. udah banyak conto kejatuhan seseorang hanya karena hutang. baik yang gak mau membayar hutangnya atau yang ditagih hutangnya. jadi, bolehlah saya bilang saya gak berhutang pada mr jerk.
jadi kata kawan saya, pemberian itu --- kalau kau sedang sial--- bisa jadi senjata untuk meribetkan hubunganmu. Kalau kamu semacam orang yang malas ribet, ya jangan minta-minta.
tapi ada juga pendapat lain, ada beberapa yang mengatakan bahwa meminta sesuatu pada pacar tidak masalah, sekaligus untuk menguji sejauh apa pacar mau melakukan sesuatu untuk dirinya.
well, okay. bisa juga. Tapi, kalau saya sih, minta-minta sama pacar, tetap harom hukumnya. (beruntunglah kamu, wahai, pacar saya. *waves*)
Nah sekarang, gimana dengan anda, para Lajang?
One of the things about equality is not just that you be treated equally to a man, but that you treat yourself equally to the way you treat a man.
~Marlo Thoma
Why Does It Hurt So Bad?
Bagaimana mungkin bulan bisa merindukan matahari ketiak ia tak pernah punya kesempatan menyapanya penuh cinta?Bagimana mungkin ombak bisa merindukan Himalaya ketiak ia tak pernah punya kesempatan menuturkan harapan yang ia punya bagi mereka?Bagimana mungkin saya masih merasa begitu merindunya ketika hanya sakit yang bisa ia berikan pada saya?
Tak ingin lagi mengingat. Tak ingin lagi merasa. Tapi justru itu yang selalu ada.
Tolong, Tolong saya. Tinggalkan saya. Tolong. Tolong saya. jangan pernah datang lagi.Bahkan sekedar keinginan menatap dari kejauhan. Tak cukupkah perih yang kau tanam?. Tak cukupkah derita yang kau beri?
Saya berhak untuk bahagia dengan atau tanpa kamu.....
Tak ingin lagi mengingat. Tak ingin lagi merasa. Tapi justru itu yang selalu ada.
Tolong, Tolong saya. Tinggalkan saya. Tolong. Tolong saya. jangan pernah datang lagi.Bahkan sekedar keinginan menatap dari kejauhan. Tak cukupkah perih yang kau tanam?. Tak cukupkah derita yang kau beri?
Saya berhak untuk bahagia dengan atau tanpa kamu.....
Subscribe to:
Posts (Atom)







